Banyak dari mereka yang gagal dan juga banyak dari mereka para pencoba wirausaha bahkan tapi telah sukses. Namun perlu diketahui sukses berwirausaha bukan karena bakat. Jadi kegagalan dan keberhasilan adalah apa yang telah anda kerjakan. “Tak punya bakat” atau lebih dramatisnya “Dari kakek-nenek buyut saya yang pernah ada, memang tak satu pun yang berbisnis dan berwirausaha”. Begitu adalah jawaban biasa dari orang yang kita nilai saat ini punya potensi menjadi pebisnis besar nan sustain, namun ia tak juga berusaha untuk menekuninya. Apa iya, kita bertanya bahwa untuk berbisnis sekarang kuat dan menjadi sukses itu perlu bakat khusus?
Sukses berwirausaha bukan karena bakat adalah jawaban dari rasa khawatir anda. Pakar marketing seperti Rhenald Kasali Ph.D. juga memandang, bahwa bakat hanyalah sebuah opportunity yang besar namun tidak absolut menentukan. Namun selain itu, opportunity itu tidak akan menjadi hal sesuatu, jika memang bakat itu tidak dikembangkan. Maka salah satu buktinya adalah seseorang bernaam Putera Sampoerna. Meski ia pengusaha hebat, bahwa memang tak ada satu pun dari anaknya yang memang telah menjadi seorang pengusaha. ”Dan memang untuk jadi sang entrepreneur sejati, yang berperan dan bukan hanya sebuah bakat. Namun seseorang terbentuk bukan hanya karena hal awal seperti genetika, melainkan karena orang itu berkembanga besar dan tumbuh.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar